IMG-20260712-WA0014
IMG-20260712-WA0021

Gagal Menanjak, Truk Bermuatan Bata Ringan Terguling di Jalan Raya Tlambah Sampang

Avatar photo
Mobil
(Wawan Handika/Media Jatim) Warga berada di sekitar mobil truk yang terguling di Jalan Raya Tlambah, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Selasa (4/8/2026).

Sampang, mediajatim.com — Mobil truk dengan nomor polisi N 8727 US bermuatan bata ringan terguling di Jalan Raya Tlambah, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Selasa (4/8/2026), pukul 07.30 WIB.

Kendaraan roda enam itu tampak terperosok dengan muatan bata ringan yang tetap terikat.

Warga setempat, Adam mengatakan, peristiwa itu bermula saat truk melaju dari arah barat ke timur atau dari Kota Sampang menuju salah satu gudang material di Desa Tlambah untuk mengirimkan barang.

Menurut dia, truk yang mengangkut bata ringan dari Surabaya itu diduga gagal menanjak karena gagal melakukan perpindahan gigi. Lalu, lanjut dia, kendaraan kemudian mundur sekitar 10 meter hingga terperosok.

Baca Juga:  142 Desa di Sampang Akan Gelar Pilkades pada 2025, Pemkab Siapkan Rp23 Miliar dari Dana Hibah

“Mobil ini tidak kuat. Sopir terlambat mengoper gigi. Posisi kendaraan dalam keadaan berat karena belum sampai ke atas, kemudian mobil mundur dan mengalami kecelakaan hingga masuk ke selokan air,” katanya.

August Flame
Pertiwi Prestige
Cendol INDEPENDENCE
Dirgahayu Delight
MERDEKA DEALS
Gemes

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sopir dilaporkan selamat dan saat ini masih menenangkan diri sembari mencari bantuan untuk mengevakuasi kendaraan.

“Pengemudi sendirian, tidak ada kernet. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” tambahnya.

Baca Juga:  Diperiksa 4 Jam, Pelapor Dugaan TPPO Desak Polres Sampang Segera Usut Tuntas

Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini, pengemudi bernama Yifri, warga Surabaya.

Terpisah, Kapolsek Karang Penang Iptu Iwan Suhadi mengatakan, baru menerima informasi terkait kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan, dia langsung mengutus anggota untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat kejadian, dia mengaku sedang mengikuti kegiatan di Polres Sampang. Untuk proses evakuasi, pihaknya masih menunggu hasil olah TKP dan akan melihat kemungkinan kendaraan dapat ditarik menggunakan bantuan warga setempat.

“Kalau bisa dievakuasi oleh warga, syukur. Kalau tidak, kami akan berkoordinasi dengan Satlantas dan Dishub agar mengirimkan mobil untuk mengevakuasi truk tersebut,” jelasnya.(wan/jun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *