Pamekasan, mediajatim.com — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan menggelar Dialog Interaktif di kantor Imigrasi setempat, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan bertajuk “PMI Prosedural, Tidak Ribet dan Banyak Benefitnya” itu berkolaborasi dengan Bea Cukai Pamekasan, KP2MI Pamekasan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam dialog tersebut, Kepala Kantor Imigrasi
II Non TPI Pamekasan Ahmad Muttaqin mengajak masyarakat agar tidak hanya memenuhi ketentuan hukum.
Namun, dia juga mengajak masyarakat menjadi PMI secara prosedural agar memperoleh perlindungan selama bekerja di luar negeri.
“Kalau jadi PMI prosedural, akan banyak manfaat yang dapat dirasakan sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Dia mengatakan bahwa Imigrasi memiliki peran dalam memberikan pelayanan keimigrasian kepada calon PMI.
Pelayanan tersebut, katanya, meliputi penerbitan paspor, pemberian informasi keimigrasian hingga edukasi mengenai prosedur keberangkatan yang benar.
“Pemerintah juga memberikan fasilitas paspor nol rupiah bagi calon PMI yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja migran yang berangkat melalui jalur resmi,” jelasnya.
Dia berharap dialog tersebut dapat mengedukasi masyarakat sekaligus menghilangkan anggapan bahwa menjadi PMI secara prosedural merupakan proses yang rumit.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar memilih jalur resmi sehingga dapat bekerja di luar negeri dengan aman, terlindungi dan sejahtera,”ucapnya.
Dalam dialog itu, BPJS Ketenagakerjaan turut memaparkan perlindungan jaminan sosial bagi PMI prosedural, seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Bea Cukai Pamekasan juga menyampaikan berbagai fasilitas kepabeanan yang dapat dimanfaatkan PMI, mulai dari barang bawaan, barang kiriman dari luar negeri hingga registrasi IMEI.
Sementara itu, KP2MI menjelaskan pendampingan yang diberikan kepada PMI sejak persiapan keberangkatan, selama bekerja di luar negeri hingga kembali ke Indonesia.(fin/rif)






















