Gelar Seminar, Nurul Jadid Datangkan Pemateri Andal

  • Bagikan

MediaJatim.com, Probolinggo – Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton menggelar Seminar Pra Wisuda Diploma,  Sarjana dan Magister, Sabtu (28/10), bertempatkan di Aula Utama Institute Agama Islam Nurul Jadid. Panitia pelaksana langsung mendatangkan dua pemateri andal.

Dua pemateri tersebut adalah Prof. Dr. KH. Abdul Wahid Maktub, selaku staf khusus Menteri Ristekdikti RI, sekaligus pernah menjabat sebagai Duta Besar RI di Qatar, dan Dr. H. M. Afif hasbullah, SH. M. Hum, selaku Rektor Universitas Islam Darul Ulum Lamongan.

Acara yang dilaksanakan guna memberi bekal kepada mahasiswa yang akan diwisuda itu, mengangkat tema yang sangat aktual sekali. Yakni, “Peluang dan Tantangan Lulusan Perguruan Tinggi Pesantren di Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”.

Baca Juga:  Gelar Seminar Nasional, FEBI UINSA Datangkan 5 Pengusaha Sukses

Abdul Wahid Maktub dalam presentasinya menyampaikan, menghadapi MEA. Tentu, lulusan perguruan tinggi memiliki peluang besar. Sebaliknya tantangan-tantangannya besar pula. Dimana, adanya MEA ini, kita maupun pihak asing bebas melakukan atau mengembangkan usaha di Indonesia.

Sehingga, manalaka lulusan sarjana tidak mampu bersaing, maka kita akan menjadi penonton di Negara sendiri. Soalnya perkembangan arus ekonomi dan pengaruh budaya semakin besar.

“Nah, menghadapi tantangan ini, Pondok Pesantren memiliki peran penting untuk mencetak manusia yang militan. Di samping itu, kelebihannya lulusan pesantren, selain ahli ilmu dengan membaca juga ahli dengan dzikir, ” tegasnya.

Baca Juga:  Rehab Gedung SDN Jambringin Sedot Anggaran Rp400 Juta

Senada, Afif Hasbullah mengatakan, kampus yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren akan melahirkan lulusan sarjana yang hebat. Namun apabila kualitas kampus, seperti salah satunya dalam peningkatan keilmuan, betul-betul diperhatikan.

“Pentingnya profesionalisme perguruan tinggi dan Membangun jaringan antar perguruan tinggi lainnya, akan menjadikan pesantren sebagai basis ciri khas yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain,” ujar Afif Hasbullah.

Hadir dalam acara itu, semua calon sarjana Institute Agama Islam Nurul Jadid, Sekolah Tinggi Teknik Nurul Jadid dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nurul Jadid, beserta semua civitas akademika.

Reporter: Zainal Arifin

Redaktur: Sule Sulaiman

  • Bagikan
WhatsApp chat